Boké

Support & Downloads

http://crescentlakeresort.com/scenic-views-2/ Quisque actraqum nunc no dolor sit ametaugue dolor. Lorem ipsum dolor sit amet, consyect etur adipiscing elit.

200 mcg Misoprostol s f

Contact Info
198 West 21th Street, Suite 721
New York, NY 10010
youremail@yourdomain.com
+88 (0) 101 0000 000

Jualah.id

hari pahlawan oleh jualah.id

Hari Pahlawan 10 November Sejarah dan Fakta Menarik

hari pahlawan

Hari Pahlawan 10 November merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah negara Republik Indonesia. Pertempuran di Surabaya pada 10 November 1945 merupakan hari bersejarah bagi rakyat Indonesia. Pertempuan tersebut kemudian diabadikan sebagai Hari Pahlawan.

Setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, pemerintah mengeluarkan maklumat yang menetapkan mulai 1 September 1945 bendera nasional Sang Saka Merah Putih dikibarkan di seluruh wilayah Indonesia.Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. Usai pertempuran ini, dukungan rakyat Indonesia dan dunia internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia semakin kuat. 10 November diperingati setiap tahun sebagai Hari Pahlawan di Indonesia.

Ketika pasukan Sekutu mendarat pada akhir Oktober 1945, Surabaya digambarkan sebagai “benteng bersatu yang kuat di bawah Pemuda”. Pertempuran pecah pada 30 Oktober setelah komandan pasukan Britania, Brigadir A. W. S. Mallaby tewas dalam baku tembak. Britania melakukan serangan balasan punitif pada 10 November dengan bantuan pesawat tempur. Pasukan kolonial merebut sebagian besar kota dalam tiga hari, pasukan Republik yang minim senjata melawan selama tiga minggu, dan ribuan orang meninggal dunia ketika penduduk kota mengungsi ke pedesaan.

Meskipun kalah dan kehilangan anggota dan persenjataan, pertempuran yang dilancarkan pasukan Republik membangkitkan semangat bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaannya dan menarik perhatian internasional. Belanda tidak lagi memandang Republik sebagai kumpulan pengacau tanpa dukungan rakyat. Pertempuran ini juga meyakinkan Britania untuk mengambil sikap netral dalam revolusi nasional Indonesia; beberapa tahun kemudian, Britania mendukung perjuangan Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kematian Mallaby bisa disebut sebagai pemicu terbesar pertempuran 10 November. Namun, banyak juga peristiwa lain yang memicu terjadi pertempuran tersebut.

Salah satu versi yang jarang diungkap adalah keterlibatan kaum santri yang bersedia mati membela negara karena terbakar semangat oleh Resolusi Jihad yang diminta Soekarno kepada KH Hasyim Asy’ari, kini menjadi Hari Santri Nasional.

Penetapan Hari Pahlawan 10 November itu tertulis dalam surat Keputusan Presiden (Keppres) No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 yang ditandatangani oleh Presiden Pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno.

Hingga kini, Hari Pahlawan terus diperingati sebagai hari besar bagi perjalanan panjang sejarah Indonesia. Setiap tahun, ada nuansa perjuangan baru yang dialami arek-arek Suroboyo jika dulu melawan musuh kasat mata, kini mereka melawan musuh tak kasat mata, COVID-19.